• Beranda
  • Kategori
    • Dunia Kerja
    • Fashion
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Psikologi
    • Teknologi
  • Tentang Pandji

Pandji Hidjrat Moko



Buat pembaca yang pernah melamar pekerjaan disuatu perusahaan, pasti pernah ikut psikotes dan biasanya diminta untuk menggambar seseorang atau manusia untuk kemudian harus dideskripsikan usia, jenis kelamin dan aktfitas orang tersebut. Meskipun kita tidak tahu gambar seseorang dengan usia, jenis kelamin dan aktifitasnya itu artinya apa, namun sebenarnya secara tidak langsung alam bawah sadar kita memilih gambar orang, usia, jenis kelamin dengan aktifitasnya yang menggambarkan kepribadian diri kita sendiri.

Baca juga: Profesi Paling Memuaskan Di Dunia

Sekarang cobalah pembaca menggambar orang dan deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitasnya di atas selembar kertas. Lalu mari kita sama-sama menganalisa berdasarkan interpretasi dari dari beberapa buku psikologi dengan menjawab pertanyaan berikut:

  • Orang yang kamu gambar terletak di mana pada bidang kertas? 
Di tengah
Kamu praktis dan rendah hati. Sama seperti kamu yang memilih di bagian tengah, kamu juga menerapkan pendekatan jalan tengah. Kamu menangani masalah - masalah dengan sikap mengharapkan yang terbaik dan membayangkan yang terburuk. Dengan cara ini kamu siap dengan apapun yang terjadi.

Di bagian bawah
Kamu lebih suka melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan apakah kamu merasa yakin atau pesimistik akan sebuah solusi, ini disebabkan bagian bawah dari pertengahan halaman melambangkan pendekatan hidup yang membumi.

Tinggi di atas
Kamu melihat hikmah dari semua masalah. Semakin tinggi letak orang, kamu menunjukkan sikap kamu yang semakin tinggi dalam memkamung hidup. Kendati pun hal-hal terjadi tidak seperti yang kamu inginkan, kamu memandangnya sebagai pengalaman pembelajaran.

  • Apakah orang yang kamu gambar sesuai dengan jenis kelaminmu ?
Iya
Berati kepribadianmu sudah sesuai dengan jenis kelaminmu.

Tidak 
Kepribadianmu belum sesuai dengan jenis kelaminmu, misalkan jika kamu tomboy kemungkinan kamu akan menggambar orang dengan jenis kelamin cowok dan jika kamu tipikal cowok yang agak melambay kemungkinan kamu akan menggambar orang dengan jenis kelamin cewek.


  • Profesi dan aktifitas apa yang kamu gambar?
Orang dengan baju santai dan tanpa aktifitas
Kamu adalah tipikal orang yang belum mempunyai gambaran jelas tentang cita-cita dan karirmu. Selain itu kamu bukanlah orang yang giat dan pekerja keras.

Orang dengan baju sesuai profesinya tapi tanpa melakukan aktifitas
Kamu adalah tipikal orang yang sudah mempunyai gambaran jelas tentang cita-cita dan karirmu. Namun kamu bukanlah orang yang giat dan pekerja keras.


  • Orang dengan baju sesuai profesinya dan melakukan aktifitas
Kamu adalah tipikal orang yang sudah mempunyai gambaran jelas tentang cita-cita dan karirmu. Dan kamu bukanlah mau berusaha dengan giat dan bekerja keras untuk menggapainya.

Catatan : Profesi orang yang kamu gambar harus detail dan jelas beserta peralatan pendukung dan atribut profesi beserta aktifitasnya.


Baca Juga: 16 Tipe Kepribadian Manusia



  • Apakah gambarmu proporsional (sesuai dengan proporsinya)? 
Gambar dengan ukuran terlalu besar
Kamu memiliki kepribadian yang dominan atau suka mengambil alih masalah atau pembicaraan dalam suatu kelompok. Selain itu kamu selalu ingin tampil menonjol lebih dari yang lain.

Gambar dengan ukuran terlalu kecil
Kamu memiliki kepribadian yang kurang percaya diri dan tertutup. Dalam lingkungan kamu adalah orang yang sulit bergaul dan tidak suka bercerita tentang kelebihan diri sendiri.

Gambar dengan garis penekanan berlebihan pada detail wajah
Kamu memiliki kepribadian yang tidak percaya diri dengan wajah yang kamu miliki sekarang. Serta jarang memberikan ekspresi yang menyenangkan di depan umum atau banyak orang.

Gambar dengan garis penekanan pada garis leher
Kamu memiliki kepribadian dengan kemauan yang tinggi. Kamu adalah tipikal orang yang mau belajar dan harus mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Gambar dengan bahu terlalu kecil atau besar
Kamu memiliki kepribadian yang tidak percaya diri dengan tubuh yang kamu miliki.

Gambar Tangan dengan Posisi tangan yang tersembunyi di belakang tubuh atau saku celana
Kamu memiliki kepribadian yang susah untuk berhubungan sosial dengan orang lain. Namun bukan berati kamu adalah orang yang introvert atau tidak mudah percaya.

Gambar tangan yang terbuka
Kamu memilik kepribadian yang mudah bergaul, mudah bekerja sama dan fleksibel. 

Gambar dengan Penekanan Pada Tumit
Kamu memilik kepribadian yang fleksibel.


Baca juga: Tips Lulus Psikotes


Semoga dengan mengetahui tentang arti dari menggambar manusia ini kamu lebih mudah mengimajinasikannya saat ikut psikotes menggambar manusia di perusahaan. 

Good luck, ya.

Share
Tweet
Pin
7 comments

Kita semua memiliki profesi, baik itu terlepas dari pasion kita yang sebenarnya atau profesi itu untuk memenuhi satandar kebutuhan hidup. Saya tidak tau persis apa ukuran kepuasan sebuah profesi, namun jika berbicara dengan ilmu akan lain lagi ceritanya. Studi 2011 dari National Academy of Sciences menunjukkan gaji yang besar tidak menjadi jaminan bahwa penerimanya senang dalam bekerja. Jika berbicara profesi yang menyenangkan, ini erat sekali hubungannya dengan passion. Survei 2011 dari CareerBliss ternyata justru menunjukkan bahwa tentara memeliki nilai kepuasan bekerja lebih tinggi daripada pekerja di taman hiburan Disney. Berikut hasil survey CareerBliss pekerjaan yang dikategorikan paling memuaskan, karna bergaji besar sekaligus menyenangkan:

INSTRUKTUR MENGEMUDI FERRARI


Penghasilan tahunan dari pekerja ini mencapai kisaran $120.000 (Rp. 1,5 Milyar) pertahun. Selain itu para pekerja ini juga berkesempatan 'pamer' dengan mengendarai berbagai model terbaru sport car asal Italia ini. Pekerjaan ini nyaris membuat semua orang tergiur.

ASTRONOT


Dulu ketika masih kecil, banyak sekali dari teman-teman masa kecil saya yang bercita-cita menjadi astronot. Namun, dengan terbentuknya pola pikir akibat lingkungan sedikit demi sedikit cita-cita menjadi astronot itu hanyalah mimpi yang terlalu mustahil untuk diwujudkan. Jika mereka mengetahui pendapatan profesi ini mungkin mereka akan tetap bercita-cita menjadi astronot. Pendapatan pekerja ini berkisar $100.000 (Rp.1,3M) pertahun.

PEMBUAT WINE


Wine adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine). Wine sangat digemari dikalangan eropa untuk menghangatkan badan ketika suhu disana mencapai minus derjat. Pembuat wine pastilah salah satu pekerjaan yang sangat digandrungi karena bisa meneguk wine sesuka hati. Selain itu, penghasilan dari pembuat wine ini mencapai $90.000 (Rp. 1,17 M) pertahun.

CHOCOLATIER


Chocolatier adalah sebutan untuk orang yang ahli dalam mengolah dan memahami struktur konten cokelat, mulai dari jenis-jenis bahan mentah hingga meraciknya menjadi coklat yang siap dimakan. Bagi penggemar coklat pekerjaan ini tentu sangat di idam idamkan terutama dengan penghasilan tahunan yang mencapai $90.000 (Rp. 1,1 M)

PERANCANG PERMAINAN VIDEO GAMES



Profesi yang satu ini modal utamanya adalah khayalan, imajinasi, angan-angan. Bagi big boy diseluruh dunia pekerjaan ini adalah dambaan mereka, kapan lagi bisa bekerja sambil bermain game. Selain itu penghasilan dari pekerja perancang permainan video ini mencapai $70.000 (Rp. 910.000.000) pertahun.

Share
Tweet
Pin
1 comments
 Ada seorang teman yang beberapa kali mengikuti tes melamar pekerjaan di bidang yang dia kuasai, tapi selalu gagal psikotes. Akhirnya, dia terpaksa bekerja di tempat seorang saudara yang bidang pekerjaannya kurang dia sukai. Teman saya ini bertanya pasa seorang psikolog yang cukup ternama yaitu Tuti Indra Fauziah. Berikut jawaban dari psikolog tersebut yang bisa saya bagikan dalam blog ini.

Ternyata proses seleksi pekerjaan pada umumnya mempertimbangkan 2 aspek, yaitu hard competencies (berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk suatu pekerjaan) dan soft competencies (berkaitan dengan perilaku yang memastikan pengetahuan dan keterampilan dapat ditampilkan secara efektif).

Dalam psikotes, yang diukur lebih pada kesiapan seseorang berkaitan dengan aspek kedua (soft competencies). Sehingga, walau kita memiliki keterampilan baik, belum tentu secara soft competencies dianggap memenuhi kriteria.

Setiap perusahaan memiliki standar tersendiri untuk aspek ini. Seringkali, seseorang yang cerdas dengan kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan baik tidak diterima karena kemampuan bekerja sama dan dorongan berprestasinya rendah.

Saran dari psikolog ternama ini, coba kenali diri kita secara mendalam dan jujur tentang kekuatan dan keterbatasan kita. Cari perusahaan yang cocok dan membutuhkan kekuatan kita. Hindari perusahaan yang menuntut aspek yang menjadi kelemahan kita. Pelajari juga value perusahaan yang akan dituju dan core competency mereka. 

Share
Tweet
Pin
No comments
Pertanyaan paling mendasar bagi seseorang yang baru terjun ke dunia desain adalah

  1. Berapa logo ini akan yang berikan harga?
  2. Apakah nanti harga ini terlalu murah untuk desain yang sudah saya hasilkan? 
  3. Bagaimana jika klien saya menolak dengan harga yang saya berikan karena beranggapan terlalu mahal? 

Beberapa teman desainer, sudah membuat rumus untuk menentukan harga dari sebuah desain. Salah satunya rumus dari Thomas Dian dengan Ipung Motha (sudah dievaluasi oleh Herman Saksono).

Rumus harga desain:

Hs = ( A x B x V ) ( V/n ) + ( C x V )

Keterangan :
Hs = Harga desain
A = upah harian buruh terendah di daerah tempat bekerja ( bisa didapat dari UMR upah minimum regional yang bisa diakses pada website resmi kabupaten, kota, daerah setempat dibagi 30)
B = nilai intelektualitas subyektif (Newbie =3, Average = 6, Profesional = 12) (atau diantarnya)
C = biaya operasional (listrik, komputer, internet, transport, print, presentasi) (dihitung perhari)
n = jumlah hari kerja (1 hari kerja = 7jam)
V = beban pekerjaan (spesial request, tingkat kesulitan, konsep, artistik, dll) (dihitung hari)

Bingung dengan rumus diatas?

Gua kasih contoh deh.

Besar nilai A =
UMR daerah sebesar IDR 1,500,000. Berarti nilai A = 1,500,000/30 = 50,000

Besar nilai B =
Karena baru lulus desain, dan pengalaman dan jam terbang masih rendah. Anggap lah nilai saya Average. Berarti nilai B = 6.
NB : Besar nilai B itu dari 1 sampai dengan 12.

Besar nilai C =
Biaya dalam sehari
Biaya listrik + komputer = IDR 20,000
Biaya internet = IDR 25,000
Karena desain dikirim melalui email. Maka nilai C = IDR 45,000

Besar nilai n =
Desain bisa diselesaikan dalam waktu 3 hari. Nilai n = 3

Besar nilai V
Ya karena tidak terlalu rumit, 3 hari juga selesai. Besar nilai V = 3.

Nah, sekarang berapa harga “pantas” untuk desain gua itu?

Hs = ( A x B x V ) ( V/n ) + ( C x V )
Hs = ( 50,000 x 6 x 3 ) ( 3 / 3 ) + ( 45,000 x 3 )
Hs = ( 900,000 ) ( 1 ) + ( 135,000 )
Hs = ( 1,035,000 )

Jadi, harga desain gua itu IDR 1,035,000. 

Nah, itulah contoh menghitungnya. Sekarang sebagai desainer. Kita harus paham, kenapa kita harus bisa menghitung harga dari sebuah desain kita.

  • Ide itu berharga
Seberapa besar berharganya sebuah ide? harganya linier dengan waktu dan ilmu yang kita miliki. Ketika menciptakan sebuah ide yang berharga, kamu sudah mengeluarkan semua ilmu yang kamu punya, misal logo itu harus sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Kombinasi warna yang cocok, elemen apa saja yang akan tampil. Dan dari segi waktu? karena mikirin logonya seperti apa, kamu juga lupa sms-in pacar. Terus pacar marah, terus minta putus karena dicuekin mulu. Akhirnya si pacar jadi baik lagi setelah kamu belikan dia baju di Zara. Hahaha ~

  • Modal Awal
Pernah menghitung berapa besar uang kuliah yang kamu habiskan untuk menuntut ilmu desain? Berapa besar uang yang kamu keluarkan untuk beli Komputer / Laptop yang cocok untuk desain? Dan Bagaimana dengan harga software-nya?

  • Modal Kerja
Nah, pas kamu kerja, terpikirkan ngga berapa bungkus rokok yang kamu habiskan? Berapa gelas kopi yang sudah habis?

  • Jam kerja ekstra
Saat si klien tidur malam dengan nikmat. Kita harus bergadang agar desain kita selesai tepat waktu dan menghasilkan hasil yang luar biasa.

  • Gaji buat desainer lain
Kalau kamu membuat desain sebuah project (Misalnya permintaan desain Logo, website, amplop, kalender, dalam satu paket). Terkadang kamu ngga bisa menyelesaikan itu sendirian. Kamu harus membayar juga kepada para desainer tersebut.

Setelah 5 hal diatas, terkadang kita heran mengapa si A bisa memberikan harga desain lebih mahal dari kita namun klien tersebut tidak ada masalah dengan hal itu. Apa saja faktor yang mempengaruhinya?
Berikut poin poin yang harus kita ketahui :

Pengalaman
Orang yang sudah berpengalaman, katakanlah seorang professional desain logo sudah pasti dibayar lebih mahal dari pada desainer yang merupakan anak anak SMA yang bisa desain hanya sekedar iseng - iseng aja. Hal ini terjadi karena rata - rata klien ingin meminimalisir desain yang tidak sesuai atau bahkan desain tersebut tergolong buruk.

Jenis klien
Logo untuk perusahaan skala internasional dengan UKM. Logo itu simbol dari sebuah usaha/bisnis. Ketika kita melihat gambar , tentu sudah terbayang oleh kita produk - produk dari perusahaan Apple tersebut. Bagaimana dengan logo untuk UKM? UKM biasanya juga memiliki modal terbatas. Simbol yang mereka inginkan tentu yang sesuai dengan budget. Biasanya tuntutan mereka tidak sebanyak perusahaan skala internasional.

Demand (permintaan)
Hukum supply - demand. Semakin banyak permintaan desain sementara desainernya sedikit, tentu harga bisa kita tingkatkan.

Lokasi
Lokasi juga menentukan harga. Bila klien kita adalah orang dari kota besar, kemungkinan klien tersebut mau membayar biaya lebih mahal daripada orang yang dari pedalaman. Hal ini juga didukung oleh dimana Logo itu akan digunakan.

Demikian semoga bermanfaat.

Catatan: Tulisan ini ditulis ulang dengan referensi thread kaskus.
Share
Tweet
Pin
1 comments
Older Posts

Tentang Saya

About Me

Hello! Selamat datang di Blog Ku.
Semoga mendapatkan informasi yang anda butuhkan.


﹝Selengkapnya﹞

Total Pageviews

Yuk! Gabung

Kategori Lainnya

  • Anak
  • Cerita Pendek
  • Info
  • Psikotes
  • Review Film
  • Tips
  • Wanita

Artikel Terbaru

Artikel Populer

  • Merek Pakaian Terkenal (Famous Fashion Brand)
    Merek Pakaian Terkenal (Famous Fashion Brand)
  • Apa Arti Menggambar Orang Saat Psikotes Di Perusahaan?
    Apa Arti Menggambar Orang Saat Psikotes Di Perusahaan?
  • Menentukan Harga Sebuah Logo
    Menentukan Harga Sebuah Logo
  • Review : Film Divergent 2014
    Review : Film Divergent 2014
  • Jenis – Jenis Lingerie
    Jenis – Jenis Lingerie

Created with by ThemeXpose